UPAYA AKSELERASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI SANITASI DAN PEMENUHAN GIZI DI DESA DRUNTENWETAN, KABUPATEN INDRAMAYU
Keywords:
stunting, edukasi sanitasi, pemenuhan gizi, pengabdian masyarakat, antropometriAbstract
Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang memerlukan percepatan penanganan, terutama di tingkat keluarga dan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Druntenwetan, Kabupaten Indramayu, tentang pencegahan stunting melalui edukasi sanitasi dan pemenuhan gizi. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat yang dipadukan dengan pendampingan langsung, dilaksanakan dalam lima tahap, yaitu persiapan dan koordinasi, edukasi sanitasi dan gizi seimbang menggunakan media banner serta tanya jawab, pembagian pemberian makanan tambahan (PMT), pengukuran panjang badan balita menggunakan infantometer, dan evaluasi serta tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pos layanan di lingkungan permukiman mampu menjangkau ibu, pengasuh, dan balita secara langsung. Edukasi disampaikan secara dua arah, PMT dibagikan sebagai contoh asupan bergizi, dan pengukuran panjang badan memberikan gambaran awal pertumbuhan balita sekaligus kesempatan konseling. Antusiasme warga tampak dari keterlibatan keluarga dalam seluruh rangkaian kegiatan. Edukasi sanitasi yang dipadukan dengan pemenuhan gizi dan pengukuran antropometri merupakan pendekatan yang praktis dan mudah diterima masyarakat, dan keberlanjutannya perlu dijaga melalui pendampingan kader serta dukungan pemerintah desa