PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI ROCKET STOVE BERBAHAN HEBEL UNTUK ENERGI BERKELANJUTAN DI DESA RAGATUNJUNG
DOI:
https://doi.org/10.24905/abdifest.v1i2.16Keywords:
pemberdayaan masyarakat, rocket stove, hebel, energi berkelanjutan, desa ragatunjungAbstract
Penggunaan kayu bakar pada tungku tradisional masih umum di perdesaan dan menimbulkan pemborosan bahan bakar serta paparan asap di dapur. Di Desa Ragatunjung, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, kondisi ini bertambah dengan kebiasaan membakar sampah rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan warga dalam membuat dan menggunakan rocket stove berbahan bata ringan (hebel) sebagai teknologi tepat guna yang hemat bahan bakar. Mitra kegiatan adalah 30 warga yang terdiri atas kelompok tani, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pelatihan langsung (learning by doing) melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, penyiapan material, pelatihan konstruksi modular, serta uji nyala dan uji kinerja termal. Hasil kegiatan menunjukkan skor pengetahuan peserta meningkat dari 42,3 menjadi 81,7, 24 dari 30 peserta mampu merakit tungku secara mandiri, dan efisiensi termal hasil uji air mendidih mencapai 31,4% dibandingkan 14,2% pada tungku tradisional, dengan penurunan konsumsi kayu bakar sebesar 57,8%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa alih teknologi berbasis material lokal dapat diterima warga dan berpotensi mengurangi beban bahan bakar rumah tangga, dengan catatan pendampingan lanjutan diperlukan untuk menjaga ketahanan konstruksi dan mengukur dampak emisi.